Dikabarin I Indramayu.
Di tengah ramainya arus mudik, kisah berbeda datang dari Sobur (57), seorang pemudik asal Tangerang. Menjelang mudik, di tengah berbagai macam moda transportasi, Sobur memilih sepeda sebagai teman mudiknya. Dia nekad mengayuh sepeda menuju kampung halamannya di Ponorogo, Jawa Timur.
Perjalanan yang sangat panjang dengan tenaga sendiri atau tanpa mesin ini, tentu menguras energi fisik sang sangat luar biasa. Namun, kehadiran layanan di UPPKB Jembatan Timbang Losarang, Kabupaten Indramayu, menjadi tempat istirahat, membantu para pemudik untuk memulihkan stamina sebelum melanjutkan perjalanannya.
Sobur pun demikian. Sampai di Jembatan Timbang Losarang Kabupaten Indramayu, dia memanfaatkan fasilitas yang tersedia di situ, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga terapi ringan untuk mengatasi rasa lelah.
“Alhamdulillah, kita di sini bisa cek kesehatan. Kalau pegel-pegel kita bisa terapi, bagus juga ada untungnya. Makanya saya langsung rest di sini, tempatnnya sangat nyaman” ujar Sobur saat beristirahat sambil memijiti kakinya.
Sobur mengaku, fasilitas tersebut sangat membantu, terutama bagi pemudik yang menggunakan kendaraan yang mengandalkan tenaga fisik.
“Alhamdulillah dengan adanya ini sangat membantu sekali bagi kita yang mudik pakai kendaraan yang mengeluarkan tenaga,” tambahnya.
Tak hanya itu, Sobur juga mengajak para pemudik lainnya untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan, khususnya fasilitas yang disediakan oleh pemerintah daerah.
“Buat teman-teman yang mudik ke arah Indramayu, kalau bisa rest-nya di UPPKB Jembatan Losarang. Di sini fasilitasnya cukup bagus,” ajaknya.
Kehadiran pos layanan ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan arus mudik, sehingga para pemudik dapat melanjutkan perjalanan dengan kondisi yang lebih prima dan aman hingga sampai ke kampung halaman.
(Red.).